Aliran Satrio Piningit by Agus Solihin

>> 31 Januari 2009

Hahaha... Ada satu lagi aliran sesat yang muncul ke permukaan di Indonesia. Aliran yang satu ini begitu unik. Cara peribadatannya memang lain daripada yang lain. Ketika yang lain masuk surga, aliran yang ini masuk ke neraka. Nama aliran itu adalah aliran Satrio Piningit ciptaan Agus Solihin.



Aliran Satrio Piningit ini lahir kemarin-kemarin. Menurut kabar yang beredar, aliran ini disebut aliran Satrio Piningit karena para pengikutnya itu diibaratkan kesatria pemberani. Kesatria bahasa Jawanya Satrio, pemberani bahasa Jawanya Piningit jadi deh aliran Satrio Piningit. Memang pantas para pengikut Satrio Piningit disebut sebagai kesatria pemberani. Mereka berani melawan hukum, mereka berani menuruti kehendak setan yang terkutuk, mereka juga berani untuk meninggalkan kebenaran. Semoga mereka mendapat hukuman yang pantas.



Sang pemimpin aliran Agus Solihin begitu sinting juga stres. Dia menyuruh pengikut-pengikutnya yang tentu saja sama sintingnya untuk berhubungan "itu" di depan para pengikut lainnya yang sintingnya sama. Menurut pemimpin sinting itu, ketika mereka berhubungan "itu" mereka sedang bertemu dengan Tuhan-nya. Gila! Dia bisa bilang seperti itu karena memang isi otaknya "itu" semua. Fyuh! Astagfirullah....



Agus Solihin kabur saat ada penggerebekan pihak yang berwajib. Kenapa kabur? Katanya mengaku titisan Tuhan? Merasa bersalah ya? Hahaha... Pemimpin yang bernyali kecil memang seperti itu. Namun tetap saja, suatu saat dia pasti tertangkap. Dia pasti disiksa, baik di dunia ataupun di akhirat kelak.



Semoga kita semua terlindung dari kemusyrikan yang nyata. Amin...

teruskan...

Awas! Speedy Anda di Hack!

>> 20 Desember 2008

Seorang bapak akan membayar kewajibannya di loket telkom.



"Nomor xxxxxxx berapa Mbak?" tanya si bapak itu sopan.



"Kelebihan kuotanya... semuanya 7 juta ruapiah", kata si mbak. (busyet! hiperbola banget)



Mendengar itu si bapak langsung jatuh pingsan kemudian kejang-kejang dan tak sadarkan diri.



---



Berdasarkan cerita singkat di atas, penyebab jatuh pingsan si bapak karena mendengar kelebihan kuota speedynya yang kelewat besar. Padahal sejak awal berangkat dari rumah, si bapak telah memperkirakan berapa besarnya kelebihan kuota speedynya. Si bapak selalu rajin mencatat aktivitas nettingnya. Catatanya lengkap dan akurat, namun waktu akan membayar kelebihan kuota, catatannya begitu jauh di luar perkiraan. Mengapa demikian? Mungkin, speedy kepunyaan si bapak itu di HACK!





Hal ini tidak heran, melihat begitu pesatnya kemajuan teknologi. Mulai dari ATM, kartu kredit dan yang baru-baru ini akun speedy semuanya di hack. Ini membuktikan betapa tidak seimbangnya pengetahuan manusia dengan budi pekerti yang dimiliki. Segala sesuatu ada resikonya, tetapi jika kita melakukan tindakan pertahanan semuanya akan aman-aman saja. Untuk itu mungkin anda bisa mengikuti sedikit tips agar kemungkinan akun speedy anda di hack bisa hilang seratus persen.



1. Gunakan antivirus yang kuat dan handal.



Berinternet tanpa antivirus sama saja dengan menyelam tanpa oksigen. Ehm, tapi sepertinya terlalu berlebihan. Pokoknya jika ingin aman dari gangguan mahluk-mahluk kasat mata perusak yang ada di dunia maya gunakanlah antivirus. Macamnya terserah saja, yang penting kuat dan handal.



Virus yang bersifat menyadap akan mengambil informasi penting dari komputer anda. Diantaranya username dan password speedy anda. Jahat benar ya! Simpelnya begini: saya hacker anda yang terhack, saya punya speedy anda juga punya, saya berhasil mencuri akun anda namun anda tidak bisa mencuri akun saya, kemudian saya masukan akun speedy anda, tring! saya berinternet ria anda yang bayar, begitu. (fyuh! kirain bakal singkat)



2. Hindari main-main di MIRC yang ILEGAL.



Main-main di MIRC yang ilegal atau nonlegal sangat riskan sekali karena IP komputer kita bisa di ketahui oleh para hacker yang juga bersembunyi disana. Setelah mendapatkan IP komputer anda, mereka bisa juga dengan mudah mendapatkan username dan password speedy miliki anda. (apa sih yang gak bisa dilakukan hacker-hacker)



Sebagai penutup, ada baiknya anda mencatat aktivitas speedy anda seperti si bapak di atas. Tapi ingat! bila mendengar kuota anda diluar perkiraan anda, jangan pingsan dan kejang-kejang dulu. Sebaiknya anda bicarakan baik-baik dengan pihak yang bertanggungjawab. Dengan begitu anda akan mendapatkan solusi terbaik dari masalah anda itu. ;-)



Apakah postingan ini bermanfaat? ya / tidak



teruskan...

Ingin Kuliah, Punya Uang Tapi Tidak Punya Otak? Ke Indonesia Aja!

>> 17 Desember 2008

Hahaha! Pendidikan yang berkualitas di Indonesia semakin mahal saja. Apalagi untuk pendidikan SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, wuih! Mahal banget! Gila!


Pantas otak orang Indonesia harganya mahal (gara-gara jarang dipake). Bagaimana mau menjalankan otak kalau duduk di lingkungan pendidikannya saja begitu susah. Begitu mahal! Satu bangku di perkuliahan minimal seharga 3 juta sampai "tak terhingga" triliun. Tidak semua orang bisa menggapai itu. Terkutuklah orang yang membuat pendidikan di negeri ini begitu mahal!





Bos! Orang pintar tidak selamanya memiliki orang tua kaya. Kebanyakan orang pintar berlatar belakangkan kemiskinan, kesusahan, kelaparan, dan keterpurukan dalam perekonomian. Kemana saja pendapatan negera ini? Apakah benar-benar tidak cukup dalam membantu pendidikan? Kasihan orang yang mempunyai semangat belajar tinggi namun kurang dana. Bos! Lakukanlah sebuah perubahan! Our future on your back! Don’t broke our dream!



OOOooopppssss.... Lupa! Tidak semua orang Indonesia itu miskin melarat dan tidak semua orang kaya Indonesia itu punya otak. Jadi, bagi yang punya uang tapi tidak punya otak jangan khawatir! Indonesia lebih memihak kalian! Indonesia menyediakan banyak tempat untuk kalian semua! Seperti yang kita ketahui bersama, selembar cek bertuliskan 1 triliun nilainya lebih tinggi banget daripada dua lembar surat keterangan (yang satu keterangan juara dalam suatu perlombaan dan yang satunya selembar kertas ujian TOEFEL dengan skore 600) saat mendaftar ke sekolah-sekolah di Indonesia. Mereka kemudian berkata: "Kalau tidak ada uang, lembaga tidak akan bisa beroperasi". Benar! Kalian tidak salah! Yang salah adalah kami! Para jenius yang bersemangat menempuh pendidikan tapi tidak punya uang!


teruskan...

  © getz by Ourblogtemplates.com 2008

kembali ke ATAS